FTIK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Gelar Yudisium dan Pelepasan 213 Calon Wisudawan/Wisudawati  Tahun 2026

Uncategorized

Serang, Kamis, 30 Juli 2026 – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menyelenggarakan kegiatan Yudisium dan Pelepasan Calon Wisudawan/Wisudawati Tahun 2026 sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan mahasiswa menyelesaikan seluruh proses akademik. Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut dihadiri oleh pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta para calon wisudawan dan wisudawati yang akan mengikuti prosesi wisuda universitas.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Supardi, Ph.D., menyampaikan bahwa pada periode ini Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan menetapkan sebanyak 213 mahasiswa sebagai peserta yudisium berdasarkan Surat Keputusan Dekan Nomor 1905 Tahun 2026. Jumlah tersebut terdiri atas Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 53 mahasiswa, Pendidikan Bahasa Arab (PBA) 28 mahasiswa, Tadris Bahasa Inggris (TBI) 28 mahasiswa, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) 43 mahasiswa, Manajemen Pendidikan Islam (MPI) 36 mahasiswa, Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) 21, mahasiswa, serta Bimbingan dan Konseling Islam (BKPI) sebanyak 8 mahasiswa. Beliau mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium atas capaian akademik yang telah diraih, sekaligus berharap para lulusan mampu menjaga nama baik almamater dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sesuai bidang keilmuannya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Prof. Dr. H. Subhan, M.Ed., menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh calon wisudawan dan wisudawati agar menjadikan momentum yudisium sebagai awal perjalanan menuju pengabdian yang lebih luas. Beliau menegaskan bahwa tantangan kehidupan setelah lulus akan semakin kompleks sehingga setiap lulusan perlu menghadapinya dengan keyakinan, ikhtiar, dan semangat yang dilandasi nilai-nilai keimanan. Menurut beliau, keberhasilan tidak diraih melalui langkah yang instan, melainkan melalui proses yang dilakukan secara bertahap, penuh kesabaran, dan berkesinambungan. Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat belajar sepanjang hayat, terus meningkatkan kompetensi, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi berbagai tantangan di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat. Mengutip hadis Nabi Muhammad SAW, Prof. Subhan mengingatkan bahwa Amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang dilakukan secara terus-menerus meskipun sedikit” (HR. Muhammad, diriwayatkan dalam Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim). Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan bukanlah perlombaan lari cepat (sprint), melainkan perjalanan panjang yang memerlukan konsistensi, ketekunan, dan daya juang. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan senantiasa menjaga stamina, memperkuat integritas, terus belajar, serta melangkah dengan istiqamah dalam berkarya dan mengabdi. Melalui kegiatan yudisium ini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berharap seluruh lulusan menjadi insan yang unggul, berakhlak mulia, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan, bangsa, dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *