Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Kurikulum Outcome Based Education (OBE) yang dilaksanakan pada Rabu, 6 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Program Studi PGMI dalam memperkuat mutu akademik sekaligus memastikan kurikulum yang diterapkan tetap relevan dengan perkembangan pendidikan, kebutuhan dunia kerja, serta arah transformasi pendidikan tinggi di era digital.
FGD kurikulum tersebut menghadirkan Dekan FTK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Dr. H. Subhan, M.Ed., dan turut dihadiri oleh Supardi, Ph.D., bersama jajaran dosen homebase serta tim pengembang kurikulum PGMI. Suasana diskusi berlangsung dinamis dan interaktif dengan berbagai masukan konstruktif terkait penguatan capaian pembelajaran lulusan, profil lulusan, hingga integrasi teknologi, nilai-nilai keislaman, dan kearifan lokal dalam proses pembelajaran.
Dalam arahannya, Prof. Dr. H. Subhan, M.Ed. menegaskan bahwa implementasi kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) bukan sekadar penyesuaian administratif, melainkan bagian penting dari upaya membangun sistem pendidikan yang berorientasi pada kompetensi nyata lulusan.

Menurutnya, kurikulum harus mampu menghasilkan calon guru madrasah ibtidaiyah yang adaptif, inovatif, memiliki kemampuan pedagogik yang kuat, serta mampu menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan pendidikan masa depan.
Sementara itu, Dr. Supardi, Ph.D., Wakil Dekan Bidang Akademik, menekankan pentingnya penyelarasan kurikulum dengan visi keilmuan Program Studi PGMI, yaitu menjadi program studi yang unggul dan terkemuka dalam pengembangan pendidikan dan pembelajaran tingkat pendidikan dasar yang selaras dengan prinsip transformative learning, nilai-nilai keislaman, serta kebutuhan masyarakat.
Ia menambahkan bahwa visi tersebut harus diterjemahkan secara konkret ke dalam struktur mata kuliah, metode pembelajaran, hingga sistem evaluasi pembelajaran mahasiswa agar lulusan PGMI benar-benar memiliki kompetensi yang relevan dan berdaya saing.
Melalui kegiatan FGD kurikulum ini, Program Studi PGMI berharap dapat menghasilkan kurikulum yang lebih adaptif, responsif, dan selaras dengan perkembangan zaman serta tantangan pendidikan global. Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam menciptakan lulusan PGMI yang profesional, kompetitif, dan mampu menjadi agen transformasi pendidikan di masa depan.
Bagi calon mahasiswa yang bercita-cita menjadi pendidik profesional, kreatif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21, Program Studi PGMI FTK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten membuka kesempatan untuk tumbuh dan berkembang bersama dalam lingkungan akademik yang unggul, religius, dan inovatif.
Mari bergabung bersama PGMI FTK UIN Banten dan wujudkan masa depan pendidikan Indonesia yang lebih baik bersama generasi guru madrasah yang profesional dan inspiratif.
